Bagi sebagian besar developer yang terbiasa menggunakan HTML CSS dan Javascript membuat mobile apps versi nativenya (Java language) tentunya sangatlah tidak familiar. Dan jelas bukan ranahnya menggunakan java dalam membuat aplikasi android, lalu objective-c untuk iOS, dan .net untuk membuat aplikasi windows phone.

Meski sangat ingin untuk ahli dalam menggunakan 3 bahasa tersebut namun mempelajari bahasa-bahasa tersebut perlu waktu yang tidak bisa sebentar.

Tapi ini adalah masalah klasik, duluuu sekali, kini siapapun yang memiliki pengetahuan HTML,CSS, dan Java Script dapat dengan mudah membuat mobile apps.

Jelas-jelas web developer diuntungkan, dan dimudahkan berkat adanya packager/compiler semacam Phonegap atau Cordova.

Dengan Phonegap dan Cordova Anda bisa membuat aplikasi mobile menggunakan HTML,CSS,Javascript dan mendeploynya untuk bisa digunakan di Android, iOs, bahkan di Windows Phone, menggunakan kode yang sama. Tanpa harus koding ulang untuk berbagai platform tersebut. Koding sekali, bisa digunakan untuk membuat aplikasi Android, iOS, dan Windows Phone. Bagaimana? Mengasyikan bukan?

Ada beberapa framework populer yang menjadikan proses pembuatan mobile apps menggunakan HTML,CSS, JavaScript tidak hanya mungkin dibuat, namun jadi lebih cepat dan mudah.

Pada artikel kali ini kami akan menjabarkan 7 framework populer yang Anda bisa gunakan. Ketimbang mempelajari metode native dalam membuat aplikasi mobile yang mana akan memakan waktu lebih lama lagi. Apa saja itu?

1. jQuery Mobile

JQueryMobile merupakan salah satu framework yang sangat lengkap dalam menyokong pembuatan cross platform mobile apps, mendukung ios,android,dan windows phone. JQuery tidak hanya bisa digunakan pada desktop, namun juga bisa digunakan smartphone, tablet, bahkan e-reader seperti nook atau kindle.

Hasil gambar untuk jQuery Mobile

Sama dengan JQuery UI, JQuery mobile pun betul-betul menyediakan UI dengan sangat lengkap dalam pembuatan mobile apps menggunakan JQuery Mobile. Anda yang ingin mencobanya bisa langsung ke http://jquerymobile.com/

2. Ratchet

Awalnya Ratched digunakan oleh Twitter dalam melakukan pembuatan twitter versi mobile, kemudian merilisnya menjadi project open source, dan kini Anda bisa menggunakannya dengan bebas. Ratchet memiliki koleksi user interface yang lumayan lengkap, dan juga menyediakan plugin javascript sebagai pendukung pembuatan aplikasi mobile buatan Anda nantinya.

Hasil gambar untuk ratchet framework

Kini Ratchet tersedia dalam dua jenis theme untuk iOS atau Android. Untuk mencobanya silahkan kunjungi http://goratchet.com/

3. Ionic

Hasil gambar untuk Ionic

Jika Anda konsen kepada performa aplikasi mobile maka Ionic adalah framework yang tepat untuk Anda gunakan. Ionic merupakan HTML5 Mobile Framework yang fokus kepada performa aplikasi, memanfaatkan akselerasi dari hardwarenya, ionic tidak memerlukan javascript third-party, karena sudah sangat lengkap, termasuk fitur untuk membuat User Interface dengan HTML pun sudah tersedia secara lengkap. Dan keunggulan lainnya Ionic sangat mantap sekali jika dipadukan dengan AngularJS. Ingin mencobanya ? Langsung saja kunjungi http://ionicframework.com/

4. jQT

jQT merupakan salah satu plugin zepto, dirancang untuk browser yang telah mendukung teknologi webkit. jQT sangat mudah sekali di kostumisasi, dan dikembangkan. jQT menyediakan themes yang tentunya bisa dengan mudah di modifikasi dengan Sass/compass, didalamnya tersedia Animasi perpindahan Halaman berupa Transisi 3D yang keren, dibuat oleh CSS3.

Hasil gambar untuk jQT framework

Ingin mencobanya langsung silahkan kunjungi http://jqtjs.com/

5. Junior

Junior pun merupakan salah satu plugin yang dibuat untuk memudahkan pembuatan mobile apps, sama seperti pendahulunya, jQT. Namun bedanya Junior membutuhkan banyak library tambahan yang harus ditambahkan agar fitur-fitur Junior bekerja dengan baik, seperti Backbone.js, Flickable.js dan lain sebagainya.

Hasil gambar untuk Junior framework

Paling tidak Junior bisa jadi salah satu alternatif yang bisa Anda coba. Ingin mencobanya? Kunjungi http://justspamjustin.github.io/junior/#home

6. Jo

Jo mendukung berbagai macam jenis platform mobile, termasuk didalamnya Tizen dan Chrome OS. Jo menyediakan template awal yang mana dibuat menggunakan CSS3, sehingga jelas-jelas hal ini memudahkan web developer dalam membuat / memodifikasi style aplikasinya.

Hasil gambar untuk jo framework

Jo sebagaimana framework yang lain, menggunakan Phonegap atau Cordova untuk proses deploy hingga bisa digunakan sebagai aplikasi android,iOS ataupun windows phone. Lebih detilnya silahkan kunjungi http://joapp.com/ 

7. Famo.us

Pemain baru dalam mobile framework, Famo.us menjanjikan performa yang lebih baik ketimbang para pendahulunya, tentunya masih menggunakan HTML5,CSS dan JavaScript dalam proses pembuatan mobile appsnya. Famo.us framework memiliki javascript yang sangat ringan sekali hanya 64kb, dibandingkan dengan para pendahulunya.

Hasil gambar untuk Famo.us 

Famo.us pun menyediakan cloud-based service yang memudahkan Anda dalam mendeploy aplikasi mobile Anda dan mempublishnya ke AppStore. Anda bisa mencobanya langsung di sini https://famous.org/framework/