Categories
Codeigniter

Cara Menggunakan Ion Auth dan Bootstrap di Codeigniter

Hallo, coder di tutorial kali ini kita akan membahas tentang Membuath Login di Codeigniter Menggunakan Ion Auth dan Boostrap, ion auth adalah library untuk login dan register, pada tutorial kali ini bahan bahan yang kita harus siapakan adalah

Jika sudah mendownload ke tiga itu sekarang kita buat folder project di htdocs dengan nama loginionauth, setelah itu extrak file Codeigniter dan copy ke folder project tadi, setelah beres, extrak file Ion Auth dan copy ke folder project.

1. Ubah base_url dan language di application/config/config.php

$config['base_url'] = 'http://localhost/loginionauth/';
$config['language']	= 'indonesian';

2. Ubah routes

$route['default_controller'] = 'Auth';

3. Buat database dengan nama ion_auth dan import database yang ada si folder sql di dalam project

4. silahkan coba jalankan untuk loginnya secara default adalah email : admin@admin.com dan password : password

Ion Auth 2

The future of authentication

by Ben Edmunds

Redux Auth 2 had a lot of potential. It’s lightweight, simple, and clean, but had a ton of bugs and was missing some key features. So we refactored the code and added new features.

This version drops any backwards compatibility and makes things even more awesome than you could expect.

mengapa kita memilih ionauth karena sistem yang kita butuhkan sudah ada semua disana

  • Lupa Password
  • Remember Me
  • Login Admin dan User
  • Email Lupa Password

 

Jangan lupa like dan klik 1 iklan kami untuk donasi

[button link=”https://github.com/warungcodeid/login-ionauth-codeigniter” newwindow=”yes”] Download[/button]

Categories
PHP

Belajar PHP Bagian 12 : Menggunakan Array

Array merupakan tipe data terstruktur yang berguna untuk menyimpan sejumlah data yang bertipe sama. Bagian yang menyusun array disebut elemen array(isi), yang masing-masing elemen dapat diakses tersendiri melalui indeks array.

Jika variable itu cuma memiliki satu nilai, maka array memiliki banyak nilai darielemen. Array, merupakan suatu kumpulan data variable yang tersusun secara index. nanti akan saya jelaskan maksudnya itu apa. Array dapat menampung variable yang tipe datanya berbeda-beda.

Seperti yang telah di jelaskan di atas bahwa array dapat di tampilkan dengan cukup memanggil index arraynya, Sehingga apabila anda ingin mengambil nilai dari array, misalkan satu, anda cukup dengan menampilkan nama variable nya kemudian di tambahkan index dibelakang variable tersebut, seperti ini :

<?php
//data array
$data = array(
              'satu',
              'dua',
              3,
              'empat',
              5);
echo $data[0];//menampilkan array index 0

  ?>

Selain itu menampilkan array bisa dengan menggunakan perulangan, jadi jika anda mempunyai banyak data dalam array anda tidak akan kesusahan dalam menampilknanya satu persatu, jika belum tahu penggunaan for di php bisa cek di Belajar PHP Bagian 8 : Menggunakan for di php oke sekarang kita lihat contohnya di bawah ini

<?php
//data array
$data = array(
              'satu',
              'dua',
              3,
              'empat',
              5);
//count di sini untuk menghitung beraapa banyak data di dalam array
for ($i=0; $i<count($data); $i++){
  
  echo $data[$i]."<br>";
}

  ?>
<?php
//data array
$data = array(
              'satu',
              'dua',
              3,
              'empat',
              5);
//count di sini untuk menghitung beraapa banyak data di dalam array
for ($i=0; $i<count($data); $i++){
  
  echo $data[$i]."<br>";
}

  ?>

untuk membuktikannya coba script dibawah ini, script dibawah ini menggunakan fungsi pengelolaan array

<?php
$data = array(
              'satu',
              'dua',
              3,
              'empat',
              5);
for($x=0;$x<5;$x++)
{
echo "Index array Data ke : ".key($data)." Berisi
".current($data)."<br>";
next($data);
}
?>

Lihat hasilnya yang keluar menampilkan data yang terurut dari 0 sampai 4, terus bagaimana kalau kita ingin menampilkan dari index 4 ke index 0 ? kita bisa memanfaatkan fungsi prev() dan end() contohnya seperti berikut ini

<?php
$data = array(
              'satu',
              'dua',
              3,
              'empat',
              5);
end($data);
for($x=0;$x<5;$x++)
{
echo "Index array data ke : ".key($data)." berisi
".current($data)."<br>";
prev($data);
}
?>

Selain itu array dapat di tampilkan dengan cara mengakses array dengan variable yang terpisah contohnya seperti berikut ini :

<?php
$data = array("Warungcode","Tempat Belajar Pemograman","Indonesia",
"Belajar PHP");
list($nama,$slogan,$negara,$kategori) =
$data;
echo $nama."<br>";
echo $slogan."<br>";
echo $negara."<br>";
echo $kategori."<br>";
?>

Lalu bagaimana kalau kita mempunyai data yang tidak terurut dalam sebuah array dan kita ingin menampilkannya dengan terurut ? lihat contohnya di bawah ini

<?php
$data = array(1,3,2,4,7,8,6,5,9,10);
sort($data);
for($x=0;$x<=10;$x++)
{
echo current($data)."<br>";
next($data);
}
?>

kita mengguunakan sort() untuk mengurutkan data yang ada. jadi bagaimana belajar array mudah bukan ??

 

Categories
PHP

Belajar PHP Bagian 11 : Menggunakan Fungsi

Fungsi ini berisi sekumpulan perintah program, bisa berisi argumen if, pengulangan, variable, yang dapat menerima inputan berupa variable berisi nilai kemudian mengolah nilai tersebut sesuai dengan kebutuhan. kalau dalam bahasa sederhananya fungsi sebuah wadah yang bisa kita isi dan bisa kita panggil, bentuk umum dari sebuah fungsi seperti berikut

function namafungsi(parameter1, parameter2, ... parameter n )
{
//code program kita
}

jadi dalam sebuah fungsi kita bisa panggil berkali kali, dan menginput banyak parameter sesuai yang kita butuhkan. lihat contoh dibawah ini.

<?php
//warungcode.com
// pertama kita terlebih dahulu mendefinisikaan fungsinya,
// kemudian mengisi fungsi tersebut dengan sederetan perintah
function fungsiPertama()
{
echo "Contoh menggunakan Fungsi di PHP. Warungcode.com";
}
// untuk dapat menggunakan fungsi yang telah dibuat,
// perlu pemanggilan nama fungsinya.
fungsiPertama();
?>

coba buka dan lihat apa yang terjadi ? kita hanya perlu memanggil fungsi untuk mengeluarkan code yang ada di dalamnya.

Menggunakan parameter dalam fungsi
Sekarang kita akan menggunakan parameter dalam fungsi, Parameter mewakili variable yang nilainya akan diolah. dalam contoh berikut kita akan menampilkan nilai yang dikirim lewat fungsi.

<?php
//warungcode.com
// pertama kita terlebih dahulu mendefinisikaan fungsinya,
// kemudian mengisi fungsi tersebut dengan sederetan perintah

 function fungsiKedua($nilai)
{
  echo "Menampilkan nilai yang dikirim lewat fungsi :".$nilai;
}
// untuk dapat menggunakan fungsi yang telah dibuat,
// perlu pemanggilan nama fungsinya.
$angka = 10;
fungsiKedua($angka);


?>

Pada contoh berikutnya kita akan membuat sebuah kalkulator menggunakan fungsi di php.

<?php
//warungcode.com
// pertama kita terlebih dahulu mendefinisikaan fungsinya,
// kemudian mengisi fungsi tersebut dengan sederetan perintah

 function fungsiTambah($nilai1,$nilai2)
{
  $total = $nilai1 + $nilai2;
  echo "Hasil ".$nilai1." + ".$nilai2." = ".$total;
  echo "<br>";
}
function fungsiKurang($nilai1,$nilai2)
{
 $total = $nilai1 - $nilai2;
 echo "Hasil ".$nilai1." - ".$nilai2." = ".$total;
 echo "<br>";
}
function fungsiBagi($nilai1,$nilai2)
{
 $total = $nilai1 / $nilai2;
 echo "Hasil ".$nilai1." : ".$nilai2." = ".$total;
 echo "<br>";
}
function fungsiKali($nilai1,$nilai2)
{
 $total = $nilai1 * $nilai2;
 echo "Hasil ".$nilai1." x ".$nilai2." = ".$total;
 echo "<br>";
}

fungsiTambah(20,30);
fungsiKurang(60,30);
fungsiBagi(880,40);
fungsiKali(50,30);





?>

Mengembalikan Nilai Fungsi
Mengembalikan nilai fungsi dilakukan jika anda menginginkan nilai dari fungsi tersebutdi olah dalam suatu variable tertentu. Nah biasanya nilai dalam variable nantinya akan digunakan oleh fungsi yang lain. Untuk mengembalikan nilai fungsi, digunakan suatu fungsi return. Contoh implementasinya :

<?php
//warungcode.com
// pertama kita terlebih dahulu mendefinisikaan fungsinya,
// kemudian mengisi fungsi tersebut dengan sederetan perintah

 function fungsiTambah($nilai1,$nilai2)
{
  $total = $nilai1 + $nilai2;
return $total;

 "<br>";
}

$hasil = fungsiTambah(20,30);
echo "Hasil ".$hasil;





?>

Jadi fungsi dapat anda pakai jika anda membutuhkan sebuah algoritma atau code yang selalu anda pakai agar mempermudah dan mempersedikit code program anda, dari contoh di atas anda dapat mengkreasikan seperti yang anda mau.